Jumat, 11 November 2011

SEA Games (Bulu Tangkis) - Thailand Waspadai Indonesia Untuk Rebut Emas Putri

 

Tim Thailand menilai tuan rumah Indonesia bisa menjadi batu sandungan untuk mengejar medali emas nomor beregu putri cabang olahraga bulu tangkis SEA Games 2011 di Istora Senayan, Jakarta, 12-15 November.
Manajer Tim Bulu Tangkis Thailand Utis Pakpoom kepada wartawan di Jakarta, Jumat, mengatakan, perjuangan timnya untuk meraih emas putri tidak akan mudah, kendati ditempatkan sebagai unggulan pertama.
"Indonesia tim kuat dan pemainnya bagus-bagus. Kalau bertemu Indonesia di final, saya kira peluangnya `fifty-fifty`," katanya usai pertemuan manajer tim dan undian.
Tuan rumah Indonesia menjadi unggulan kedua di nomor beregu putri dan akan bertemu Vietnam di laga perdana. Jika tidak terjadi kejutan, Thailand dan Indonesia kemungkinan besar akan bertemu di babak final.
Apalagi, Malaysia sebagai pemegang medali emas beregu putri SEA Games 2009, kali ini tidak turun dengan kekuatan terbaik dan lebih banyak mengandalkan pemain-pemain muda.
Tim Thailand menurunkan kekuatan terbaiknya untuk mengejar medali emas, seperti Porntip Buranaprasertsuk (peringkat 12 dunia), juara dunia junior 2011 Ratchanok Intanon, dan Salakjit Ponsana (28 dunia). Selain itu ada ganda peringkat 11 dunia, Duanganong Aroonkesorn/Kunchala Voravichitchaikul.
"Ratchanok Intanon punya motivasi bagus setelah merebut gelar juara dunia junior di Taiwan pekan lalu. Dia pemain muda yang menjadi harapan baru bagi kami," katanya.
Sekretaris Jenderal PB PBSI Yacob Rusdianto mengakui bahwa dari segi peringkat pebulu tangkis, tim Indonesia memang kalah dibanding Thailand yang kali ini lebih difavoritkan.
"Untuk putri memang berat meraih emas, tapi bukan berarti tidak mungkin. Kami berharap faktor keuntungan sebagai tuan rumah bisa dimanfaatkan seluruh pemain," katanya.
Tim putri Indonesia diperkuat antara lain Lindaweni Fanetri (34 dunia), Ardiyanti Firdasari (39), Maria Febe Kusumastuti (49), Vita Marissa/Nadya Melati (10), dan Anneke Feinya Agustine/Nitya Krishinda (19).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar